PERAN PENTING KELOMPOK TANI DI KALANGAN ANAK MUDA

gapoktanmulyorejomulyo.blogspot.comKondisi sumber daya manusia di sektor pertanian saat ini yang dapat menjadi ancaman terhadap peningkatan kinerja sektor pertanian ke depan adalah rendahnya minat dan motivasi generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah petani yang berusia lebih dari 60 tahun mencapai 3,4 juta orang atau 15% dari 22,3 juta petani di Indonesia, sedangkan jumlah petani usia 15-19 tahun sekitar 5,3 juta orang atau 24%. 
Ketergantungan pertanian pada produksi pangan dan ketahanan pangan di tingkat domestik, regional dan global bergantung pada tenaga produktif kaum muda. 

Itulah generasi ini diperkirakan akan meningkat di tahun-tahun mendatang untuk produksi pangan dan ketahanan pangan. Minat pemuda di sektor pertanian menurun dari tahun ke tahun. Selanjutnya, 35 persen dari mereka bekerja di sektor pertanian memiliki produktivitas yang rendah, dan sebagian besar dari mereka adalah petani skala kecil dan orang tua. 

Banyak pemuda yang menjadi bagian dari keluarga petani, tetapi banyak orang tua di pedesaan di negara berkembang tidak menginginkannya anak-anak mereka untuk bertani. Tanpa dukungan orang tua, tidak mudah bagi kaum muda untuk terlibat pertanian keluarga. 

Gabungan Kelompok Tani "Mulyorejo Mulyo" Desa Mulyorejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro ini sebagai pihak yang menjadi pelaku di bidang pertanian tentu berkeinginan dan bersemangat untuk ikut serta dalam meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bidang ini. 

Pertanian bukanlah bidang pekerjaan yang rendahan, remeh, dan hina. Pertanian adalah salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Petani adalah pekerjaan yang mulia. Di bidang ini lah banyak orang menggantungkan hidupnya karena produksi pangan ada di tangan petani.


Melalui kegiatan sederhana yang dilaksanakan pada Rabu sore tanggal 14 Desember 2022, Gapoktan Mulyorejo Mulyo mengajak para Remaja Masjid untuk menanam kelapa genjah di sekitar halaman Masjid Baiturrohman Dusun ngesrep Desa Mulyorejo. 

Harapannya melalui kegiatan ini, perhatian para anak muda di bidang pertanian dapat meningkat. Di sisi lain, ini adalah upaya Gapoktan dalam memperbaiki kualitas organisasi dengan menyelanggarakan aktivitas berbasis sosial yang lebih banyak melibatkan partisipasi masyarakat yang dalam hal ini adalah para generasi muda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

POKTAN MAJU MAKMUR ADAKAN PEMBAGIAN PROGRAM PPM/KPM BERUPA PUPUK DAN BENIH

TEKNIK AWAL PENGOLAHAN LAHAN UNTUK PENANAMAN BAWANG MERAH POKTAN"KEMBANGAN"DESA MULYOREJO PART 1

MEMANFAATKAN LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK KOMPOS