MEMANFAATKAN LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK KOMPOS

 


gapoktanmulyorejomulyo.blogspot.com. salah satu program GAPOKTAN"MULYOREJO MULYO"DESA MULYOREJO KEC TAMBAKREJO KAB BOJONEGORO,JAWA TIMUR (31-08-2021)memanfaatkan limbah peternakan menjadi pupuk kompos.

Arifin(29) selaku ketua GAPOKTAN "MULYOREJO MULYO" dan juga menjadi sekertaris kelompok tani MAJU MAKMUR desa Mulyorejo,di bantu dua rekanya Kastor(40)juga bendahara kelompok tani GLAGAH WANGI desa Mulyorejo dan juga di bantu Maimon(40)juga bendahara kelompok tani MAKMUR JAYA mulai melaksanakan mebuat pupuk kompos dari bahan kohe sapi
  
Pada awal 2021 GAPOKTAN"MULYOREJO MULYO" membuat program pelatihan pembuatan pupuk kompos dari limbah peternakan,pada pelatihan tersebut di hadiri oleh bpk Maskanhadi selaku PPL (petugas penyuluh lapangan)desa Mulyorejo,selain bertugas menjadi PPL desa mulyorejo beliau juga menjadi pemateri pada pelatihan tersebut,pada pelatihan tersebut juga di hadiri oleh seluruh tujuh pengurus kelompok tani DESA MULYOREJO KEC TAMBAKREJO KAB BOJONEGORO 
  
"Saya mendapatkan materi pembuatan kompos selama kurang lebih satu jam,saya langsung tertarik dan  yakin bisa untuk membuatnya" kata Arifin selaku ketua GAPOKTAN "MULYOREJO MULYO" dan juga sekertaris kelompok tani"MAJU MAKMUR" DESA MULYOREJO KEC TAMBAKREJO KAB BOJONEGORO,JAWA TIMUR (31-08-2021)

Sepulang dari pelatihan tersebut Arifin dan di bantu ke dua rekanya Kastor dan Maimon selang satu minggu dari pelatihan langsung membuat kompos dari bahan kohe sapi sebanyak 1 ton yang di fregmentasi selama  20hari, proses pembuatan kompos dilakukan secara manual tanpa alat mesin penggiling kompos.dan hasil dari fregmentasi tersebut langsung di berikan kepada petani untuk di aplikasikan di tanaman jagung dan padi, alhamdulilah hasilnya maksimal

Setelah berjalan sekitar 3(tiga) bulanan Maskan hadi selaku PPL(petugas penyuluh lapangan)desa Mulyorejo mendapat pesanan kompos sebanyak 4 ton 2 ton dari kohe kambing 2 ton dari kohe sapi,Arifin selaku ketua GAPOKTAN"MULYOREJO MULYO"di bantu 4 rekanya kastor bendahara kelompok tani"GLAGAH WANGI" Maimon bendahara kelompok tani"MAKMUR JAYA",Didik sanjaya ketua kelompok tani"KEMBANGAN" dan Mashudi juga selaku bendahara kelompok tani"KEMBANGN" langsung membuat kompos 2 ton dari kohe kambing dan 2 ton dari kohe sapi yang di fregmentasi selama 1(bulan)

Maskanhadi selaku PPL desa Mulyorejo mengaku senang terhadap seluruh petani millenial binaanya di DESA MULYOREJO,beliau merasa lega karena petani binaanya yang dulunya hanya petani biasa sekarang menjadi petani milenial dan mampu membuat,memanfaatkan limbah peternakan menjadi kompos,dan beliau berharap supaya seluruh petani binaanya untuk menjadi petani yang mandiri tidak tergantung pada bahan bahan kimia di dalam mengolah lahan pertanian

Arifin selaku ketua GAPOKTAN"MULYOREJO MULYO"saat ini mengakui mereka merasa bermasalah soal pemasaran kompos karena belom ada pemesanan rutin,karna dalam hal ini membuat  pengolahan kompos mejadi tidak stabil.ia pun berharap supaya ada pihak terkait dari pemerintahan kecilnya dari pemerintahan desa mampu membantu,mengenalkan,sekaligus memberdayakan  para petani agar mau menggunakan pupuk kompos di dalam mengolah lahan pertanian.selasa(31-08-2021)
 gapoktanmulyorejomulyo.blogspot.com







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

POKTAN MAJU MAKMUR ADAKAN PEMBAGIAN PROGRAM PPM/KPM BERUPA PUPUK DAN BENIH

TEKNIK AWAL PENGOLAHAN LAHAN UNTUK PENANAMAN BAWANG MERAH POKTAN"KEMBANGAN"DESA MULYOREJO PART 1