[PETANI MENJERIT KARNA GAGAL PANEN]

gapoktanmulyorejomulyo.blogspot.com
Memasuki pertengahan bulan Oktober, hujan dan cuaca ekstrem masih melanda di wilayah Indonesia. Tak terkecuali wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya.

Hal tersebut merupakan salah satu ancaman yang mengerikan bagi para petani.

Pada dasarnya, hujan memang dibutuhkan oleh para petani khususnya yang berada di wilayah dataran rendah mengingat mayoritas sawah yang diolah adalah sawah tadah hujan. 

Akan tetapi, bilamana hujan yang melanda terlalu ekstrem dan berintensitas tinggi maka berkah ini bisa menjadi musibah bagi para petani,Khususnya petani jagung.

Di karenakan Intensitas sinar matahari yang menurun akibat tertutup oleh awan mendung juga berdampak pada menurunnya kualitas produk pertanian.

Menurunnya kualitas hasil pertanian sudah tentu akan berimbas pada penurunan harganya. Para pengepul tentu tidak mau mematok harga yang terlalu tinggi untuk kualitas yang rendah.

 Alhasil, para petani sendiri juga mengalami penurunan pendapatan atau bahkan kemungkinan terburuknya bisa gagal panen sampai mengalami kerugian yang liar biasa.Apalagi bagi mereka-mereka yang modal usahanya berasal dari pinjaman atau utang pasti akan sangat terpukul dengan kerugian ini. 

Ada beberapa hal yang dapat diupayakan untuk mengantisipasi dan memitigasi dampak dari hujan dan cuaca ekstrem. Pertama, pemerintah khususnya pemerintah daerah (pemda) dapat memberikan bantuan kepada para pihak yang berkecimpung di sektor pertanian. Bantuan ini tidak harus berupa bantuan materi berupa sumbangan dan sebagainya. Tapi yang paling penting adalah bagaimana pemerintah dapat menyusun dan merealisasikan suatu program yang dapat mengelola dan memitigasi risiko dari adanya hujan dan cuaca ekstrem yang merupakan fenomena tahunan. Misalnya, pemda dapat memfasilitasi petani dengan membangun jalur pembuangan air sehingga kelebihan air di sawah dapat dialirkan dan dibuang dengan lancar. Petani tentu akan sangat terbantu dengan hal tersebut. Diharapkan dengan kebijakan ini maka para petani setidaknya menjadi terhindar dari kerugian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

POKTAN MAJU MAKMUR ADAKAN PEMBAGIAN PROGRAM PPM/KPM BERUPA PUPUK DAN BENIH

TEKNIK AWAL PENGOLAHAN LAHAN UNTUK PENANAMAN BAWANG MERAH POKTAN"KEMBANGAN"DESA MULYOREJO PART 1

MEMANFAATKAN LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK KOMPOS