JADI MITRA PEMBENIHAN, PETANI BOJONEGORO PANEN UNTUNG



gapoktanmulyorejomulyo.blogspot.com, Bojonegoro---Petani yang tergabung dalam Gapoktan  Mulyorejo Mulyo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro berhasil menuai untung dari kemitraan dengan perusahaan benih jagung. Keberhasilan itu membuat mereka kini dipercaya kembali menjadi mitra penangkar benih.

Salah satu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang berhasil memulai pengembangan usaha di bidang perbenihan adalah Gapoktan Mulyorejo Mulyo di Desa Mulyorejo,Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka mengawali kemitraan dengan skala kecil dan dapat dikader untuk menjadi penangkar benih yang lebih besar melalui kemitraan dengan perusahaan benih.

PT. Agri Makmur Pertiwi Kediri memberikan kepercayaan kembali kepada Gapoktan Mulyorejo Mulyo untuk melakukan kemitraan dalam perbenihan jagung Pertiwi 7 pada Tahun 2022. Peluang tersebut layak diperoleh Gapoktan karena keberhasilannya melakukan perbenihan jagung pada tahun 2021.

Kegiatan kemitraan perbenihan jagung dengan PT. Agri Makmur Pertiwi Kediri tersebut disosialisasikan pada Juli lalu di Sekretariat Gapoktan  Mulyorejo Mulyo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Arifin, Ketua Gapoktan mengungkapkan, tahun ini Gapoktannya dipercaya untuk membudidayakan benih jagung Pertiwi 7 dengan luasan tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Demplot benih jagung ini rencana akan ditanam di lahan Poktan  Kembangan Dusun Ngesrep,Desa Mulyorejo, Kecamatan  Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro seluas kurang lebih 1 ha.

“Pengalaman tahun lalu cukup menguntungkan, dengan luasan 0,25 ha kami menghasilkan benih yang berkualitas sebanyak 4 kwintal dengan harga Rp. 3.500/kg dengan biaya yang minim,” imbuh Arifin.

Petani Binaan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan ini juga mengungkapkan bahwa kendala utama dalam budidaya ini adalah cuaca yang tidak menentu dan hama penyakit tanaman. Namun, dapat diatasi berkat pendampingan dari penyuluh pertanian setempat.

Vigit Herlambang perwakilan dari PT. Agri Makmur Pertiwi melihatbanyak sekali keunggulan dari benih jagung pertiwi 7, terutama tahan penyakit bulai dan hasil yang maksimal. “Kerjasama tahun lalu juga sudah terjalin dengan sangat baik, sehingga kami ingin melaksanakan kerjasama lagi dengan Gapoktan,” ungkap Vigit.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Kementan terus berupaya membangun sektor pertanian dari hulu hingga hilir dengan regenerasi petani yang memanfaatkan teknologi dan membangun jejaring dari Sabang sampai Merauke.

"Pertanian potensinya luar biasa, lapangan pekerjaan dan laba tanpa harus berpanas-panas dan berkubang lumpur, apabila dikelola dengan teknologi dan pemanfaatan hasil hilir yang tepat," kata Mentan Syahrul.

Hal itu dipertegas Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, bahwa pertanian Indonesia di era modern, tidak terlepas dari teknologi dan jaringan pemasaran yang tepat.gapoktanmulyorejomulyo.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

POKTAN MAJU MAKMUR ADAKAN PEMBAGIAN PROGRAM PPM/KPM BERUPA PUPUK DAN BENIH

TEKNIK AWAL PENGOLAHAN LAHAN UNTUK PENANAMAN BAWANG MERAH POKTAN"KEMBANGAN"DESA MULYOREJO PART 1

MEMANFAATKAN LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK KOMPOS